Panduan Lengkap Cara Budidaya Azolla Microphylla Untuk Pakan Ternak, Ikan, Dan Juga Pupuk

Posted on

Panduan Lengkap Cara Budidaya Azolla Microphylla Di Kolam Terpal Untuk Pakan Ternak, Ikan, Dan Juga Pupuk

Azolla Microphylla atau Tanaman Paku Air merupakan tanaman air yang berasal dari genus suku Azolleae. Mungkin blum banyak orang tahu tentang tanaman ini namun sebenarnya banyak orang yang membudidayakannya karena tanaman ini dapat dijadikan pakan ternak seperti unggas dan juga ikan serta dapat juga dimanfaatkan sebagai pupuk.

Pemanfaatan Azolla untuk pakan ternak dan juga ikan karena tanaman ini memiliki kandungan yang cukup tinggi yaitu 31,25% protein, 6,5% karbohidrat, 7,5 % lemak, 13% serat kasar dan 3,5 % gula terlarut.

Pemanfaatan tanaman Azolla untuk pupuk sangat mungkin diperuntukan untuk menggantikan pupuk urea karena apabila tanaman ini telah dalam bentuk kompos, ia mengandung 3-5% nitrogen, 0,5-0,9% fosfor, 2-4,5% kalium, 0,4-1% kalsium, 0,5-0,6% magnesium, 0,06-0,26% besi dan 0,11-0,16% mangan.

Berikut adalah cara budidaya Azolla Microphylla atau Tanaman Paku Air secara Lengkap :

a. Persiapan Lokasi Budidaya dan Bibit Azolla Microphylla atau Tanaman Paku Air
Lokasi budidaya sangatlah perlu diperhatikan untuk melakukan budidaya tanaman paku air ini. Tanaman paku air ini dapat dibudidayakan dalam kolam tanah, persawahan, atau juga kolamm terpal yang diberi tanah pada bagian dasarnya. Lokasi penempatan kolam budidaya ini haruslah lokasi yang terkena sinar matahari secara langsung. Bibit tanaman paku air ini dapat berupa bibit langsung tanaman paku air ini atau juga dapat dengan spora.

b.Persiapan Kolam Budidaya Azolla Microphylla atau tanaman Paku air
Setelah lokasi ditentukan selanjutnya buatlah kolam budidaya. Setelah Kolam jadi, selanjutnya isi kolam dengan air dengan ketinggian sekitar 5 cm hingga maksimal 20 cm. Pengisian tersebut disarankan yang paling dekat dengan tanah atau tidak terlalu tinggi karena semakin dekat dengan tanah maka pertumbuhan tanaman paku air ini akan lebih baik mengingat habitat asli tanama paku air ini adalah daerah rawa dan juga persawahan. Dalam Pembuatan Kolam ini juga perlu memperhatikan habitat aslinya, jika anda menggunakan kolam terpal maka anda sebelumnya memberi lumpur pada bagian dasar kolam.

c. Pemberian Pupuk Kandang Dalam Kolam
Sebelum bibit tanaman paku air, lakukan pemberian pupuk kandang dalam kolam . Perhatikan apakah pupuk kandang tersebut sudah terfermentasi dengan sempurna atau belum, jika belum biasanya air kolam akan berbau. Jika pupuk belum terfermentasi dengan sempurna jangan masukan tanaman paku air tersebut dalam kolam karena dapat menyebabkan tanaman paku air mati. Biasanya pemupukan dilakukan 2 minggu sebelum bibit tanaman paku air tersebut ditebar.

d. Penebaran Bibit Tanaman Paku Air atau Azolla Microphylla
Setelah kolam telah siap selanjutnya lakukan penebaran bibit dalam kolam, Takaran penebaran bibit adalah sekitar 50 gram hingga 70 gram per meter persegi kolam, kemudian diamkan selama 2 minggu atau lebih dengan ketinggian air tetap. Agar tanaman paku air atau Azolla ini dapat tumbuh optimal anda dapat menambahkan probiotik biocatfish sebanyak 50 ml per meter persegi kolam, pemberian probiotik tersebut dilakukan secara rutin yaitu sebanyak 2 hari sekali.

e. Pemanenan Tanaman Paku Air atau Azolla Microphylla
Pemanenan Tanaman paku air ini umumnya dapat dilakukan setelah tanaman berumur sekitar 15 hari setelah pembibitan. Pemanenan tersebut dilakukan saat tanaman paku air tersebut terlihat menumpuk dan menebal dalam kolam. Pemanena Tanaman Palku Air atau Azolla ini dapat dipanen setiap 1 hingga 2 minggu sekali.

Demikian artikel pembahasan tentang”Panduan Lengkap Cara Budidaya Azolla Microphylla Untuk Pakan Ternak, Ikan, Dan Juga Pupuk“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai Jumpa