Cara Budidaya Bayam Organik Yang Benar Dengan Kualitas Tinggi

Posted on

Cara Budidaya Bayam Organik Yang Benar Dengan Kualitas Tinggi

Hai Sahabat….Kali ini kita akan membahas tentang cara budidaya bayam. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan berikut ini.

Bayam (Amaranthus ) adalah jenis tumbuhan yang ditanam untuk diambil daunnya sebagai sayuran. Tanaman sayur ini berasal dari daerah tropik Amerika tapi sekarang sudah banyak tersebar di seluruh dunia. Tanaman ini terkenal akan kandungan zat besi yang tinggi.Bayam memiliki batang berair dan agak berkayu, daun bertangkai dengan bentuk bulat telur berwarna hijau, merah atau hijau keputihan.

bayam

Klasifikasi ilmiah Bayam
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Caryophyllales
Famili: Amaranthaceae
Upafamili: Amaranthoideae
Genus: Amaranthus
Species:
A. hybridus
A. tricolor
A. blitum
A. spinosus

Berikut adalah cara budidaya bayam:

cara budidaya bayam
Syarat Tumbuh
Bayam akan tumbuh dengan baik apabila di tanam di dataran tinggi dengan tanah gembur berunsur hara tinggi, curah hujan sekitar 1500 mm per tahun dengan suhu udara berkisar antara 16°C-20°C,pH tanah sekitar 6-7, ketersediaan air cukup. Tapi harus diingat bayam harus ditanam pada tempat atau lahan yang tidak terkena angin terlalu kencang karena jika terlalu kencang dapat enyebabkan tanaman roboh atau tumbang.
1. Pemilihan Bibit Benih Bayam
benih bayam

Biasanya biji bibit diambil dari tanaman bayam yang sudah tua yaitu sekitar 3 bulan dengan kondisi bebas dari hama dan penyakit. Benih yang dibutuhkan untuk 1 hektar lahan yaitu sekitar 5 hingga 10 kilogram.
2. Lahan Persemaian
bibit bayam
Lahan untuk persemaian harus terbebas dari hama maupun gulma, setelah itu semaikan benih pada lahan persemaian kemudian tutup menggunakan tanah tipis saja lalu buatlah atap lahan menggunakan jerami atau plastik. Lakuka penyiraman secara teratur yaitu pada pagi dan sore hari. Jika sudah menginjak usia tanam sekitar 1 hingga 2 minggu pindahkan kedalam pot atau polybag yang sudah diisi campuran tanah dan pupuk organik. Hingga usia tanaman 7 hari sirami terus secara teratur.
3. Lahan Tanam
Sebelum bibit ditanam pada lahan tanam, lahan tanam harus di bajak atau di cangkuli terlebih dahulu agar anah menjadi gembur dan bersih dari gulma. Setelah itu buatlah bedengan dengan lebar sekitar 150 cm dan tinggi 50 cm sedangkan panjang sesuaikan dengan jarak antar bedengan sekitar 30 cm. Kemudian beri pupuk sekitar 10 ton untuk 1 hektar lahan tanam lalu biarkan selama seminggu hingga tanah dan pupuk tercampur sempurna lalu buatlah lubang dengan jarak antar lubang sekitar 50 cm.
4. Penanaman Bibit Bayam
cara budidaya bayam

setelah lahan tanam siap pindahkan bibit dari pot atau polybag pada lubang yang telah dibuat pada bedengan lalu tutup kembali menggunakan tanah. penanaman yang baik adalah pada musim hujan karena tanaman masih mendapat air yang cukup.
5. Pemeliharaan Tanaman

  • Penyulaman
    Penyulaman dilakukan pada saat tumbuhan sudah berumur 7 hari setelah penanaman, penyiangan dilakukan dengan mengganti tanaman yang mati dengan tanaman yang baru.
  • Penyiangan
    Penyiangan dilakukan agar tanaman terhindar dari gulma atau tanaman liar lain yang bisa mengganggu pertumbuhan tanaman bayam.
  • Pemupukan
    Pemupukan harus dilakukan kembali agar tanaman subur dosis yang di berikan pada setiap lubang sekitar 0,5 kg.
  • Penyiraman
    Penyiraman dilakukan secara rutin yaitu pada pagi hari dan sore hari pada musim kemarau.

6. Panen
bayam

Apabila tanaman bayam sudah mencapai usia tanam sekitar 30 hari bayam sudah bisa di panen. Cara pemanenan bisa dilakukan dengan cara di petik atau di cabut, bayam yang baik untuk dipanen adalah yang sudah mencapai ketinggian 20 cm dan belum keluar bunga. Waktu yang baik untuk panen yaitu pada pagi atau sore hari ketika cuaca tidak terlalu panas, bayam sebaiknya di panen setiap 4 hari sekali.

Demikian artikel pembahasan tentang”Cara Budidaya Bayam Organik Yang Benar Dengan Kualitas Tinggi“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai jumpa