Cara Budidaya Kangkung Hidroponik Menggunakan Baskom Mudah Dan Praktis

Posted on

Cara Budidaya Menanam  Kangkung Hidroponik Menggunakan Baskom Mudah Dan Praktis

Hidroponik kini banyak diminati karena cara tanam ini lebih memudahkan orang yang memiliki keterbatasan lahan untuk bercocok tanam dirumahnya. Kali ini kita akan membahas tentang cara budidaya tanam kangkung dengan teknik hidroponik. Diketahui memang menanam kangkung terbilang mudah, terlebih kangkung juga memiliki kandungan gizi yang cukup banyak dan bermanfaat bagi tubuh seperti zat besi, vitamin A, vitamin B, vitamin C dan masih banyak lagi yang lainnya sehingga banyak orang yang mencoba melakukan hidroponik kangkung dirumahnya. Berikut adalah cara menanam kangkung dengan teknik hidroponik:

Cara Budidaya Tanam Kangkung Hidroponik Menggunakan Baskom

Sebelum melakukan tanam kangkung secara hidroponik anda harus mempersiapkan dahulu alat dan bahan yang akan digunakan. Berikut adalah alat dan bahan yang harus anda siapkan:

a. Benih kangkung, benih kangkung bisa nda dapatkan dengan membelinya ditoko pertanian
b. Saringan plastik
saringan-plastik-untuk-hidroponik-kangkung
c.Kain, untuk pembungkus atau penutup benih
d. Baskom, baskom tersebut akan digunakan untuk media air dan nutrisi pupuk.
e. Pupuk hidroponik, anda dapat menggunkan AB Mix hidroponik sayur yang bisa anda beli ditoko pertanian atau membuatnya sendiri.
f. Zat pengatur tumbuh Atonik (jika ada)

Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan tanam kangkung dengan teknik hidroponik:

  • Benih yang sudah dibeli selanjutnya direndam dalam air dingin atau air hangat jika ada tambahkan zat pengtur tumbuh tanaman Atonik agar cepat tumbuh. Jika dalam perendaman ada benih yang mengapung maka buang karena benih yang mengapung tersebut adalah benih yang tidak bagus dan nantinya tidak akan berkecambah. Setelah itu, air rendaman dibuang kemudian benih yang direndam tadi dibungkus dengan kain kemudian disiram air hangat lalu simpan bungkusan tersebut pada tempat yang gelap selama semalaman, hal ini ditujukan agar benih cepat pecah dan berkecambah.
  • Siapkan nutrisi dalam ember dengan tiap liter air ditambahkan sekitar 5 ml nutrisi A dan sekitar 5 nutrisi B, setelah itu aduk hingga tercampur rata jika sudah masukan campuran nutrisi tersebut dalam sebanyak batas bawah saringan plastik yang digunkan jangan sampai melebihi agar terhindar dari busuk bibit nantinya.
  • Setelah benih tanaman kangkung sudah pecah, dipindahkan benih kangkung tersebut dari bungkusan kain ke dalam saringan plastik. Selanjutnya, benih kangkung  yang sudah dalam saringan plastik bisa anda simpan di teras rumah agar terkena sinar matahari atau bisa juga tutup baskom dengan plastik hitam selama seharian agar tanaman terangsang melakukan fototropisme.
  • Setelah tanaman kangkung tumbuh sempurna anda bisa melakukan perawatan cukup dengan mengganti nutrisi tumbuhnya, jika nutrisi tersebut mulai berbau atau jika nutrisi sudah mulai berkurang karena terserap akar.
  • Setelah tanaman kangkung berumur 2 minggu, perlu dilakukan pemanbahan konentrasi laarutan nutrisi yaitu untuk per liter air diberi nutrisi A dan B masing-masing 5 ml hingga 9 ml.
  • Kangkung sudah dapat di panen setelah berumur 3 hingga 4 minggu setelah masa tanam.

menanam-kangkung-hidroponik-menggunakan-baskom

Demikian artikel pembahasan tentang”Cara Budidaya Kangkung Hidroponik Menggunakan Baskom Mudah Dan Praktis“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai jumpa