Cara Memelihara Kura-Kura Air Tawar Bagi Pemula Agar Sukses

Posted on

Cara Memelihara Kura-Kura Air Tawar Bagi Pemula Agar Sukses – Kura-Kura adalah Jenis hewan bersisik berkaki empat yang termasuk golongan reptil. Kura-kura masuk dalam ordo Testudinata. Kura-kura memiliki tempurung atau batok yang keras dan kaku. Batok atau tempurung tersebut memiliki dua bagian yaitu bagian atas yang menutupi punggung disebut karapas (carapace) dan bagian bawah (ventral, perut) disebut plastron. Kura-kura hidup di berbagai tempat daerah seperti gurun, padang rumput, hutan, rawa, sungai dan laut. Tapi kebanyakan kura-kura hidup di daratan, Kura-kura tidak memiliki gigi. Akan tetapi pengerasan tulang di moncong kura-kura sanggup memotong apa saja yang menjadi makanannya, kura-kura memiliki ukuran yang bervariasi ada yang besar dan kecil.

Klasifikasi ilmiah Kura-Kura
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Sauropsida
Ordo: Testudinata

Salah satu jenis kura-kura yang banyak dipelihara yaitu jenis kura-kura air tawar. Ada beberapa jenis kura-kura air tawar yang dijadikan hewan peliharaan diantaranya yaitu kura-kura kotak-kotak, kura-kura mata-mata, kura-kura kepala babi, kura-kura aligator, dan kura-kura galapagos.

Cara Memelihara dan Merawat Kura-Kura Air Tawar

Persiapan Kandang dan Perlengkapannya

Kandang yang ideal untuk kura-kura yaitu kandang yang aman dan dilengkapi kolam. Ukuran kandang dapat disesuaikan dengan jumlah, jenis, dan postur kura-kura yang ingin dipelihara. Wilayah di dalam kandang dibagi menjadi dua bagian yaitu 1/3 daratan dan 2/3 perairan. Area daratan perlu dilengkapi dengan pasir, bebatuan dan juga tanaman. Sedangkan lingkungan kolamnya diisi dengan air bersih lalu diisi dengan kayu sebagai mainan kura-kura.

Anakan kura-kura yang berumur kurang dari seminggu tidak boleh langsung dimasukkan ke dalam kandang. Anakan tersebut perlu dirawat terlebih dahulu di akuarium sampai kondisinya stabil.

Air yang digunakan di kolam ataupun akuarium harus dipastikan kebersihannya. Volume air yang digunakan minimal setinggi ukuran panjang kura-kura yang dipelihara. Sebelum dimasukkan ke dalam media pemeliharaan, air perlu didiamkan selama 24 jam agar kotoran-kotoran yang terkandung dalam air mengendap.

Sinar ultraviolet yang terkandung di dalam cahaya matahari sangat dibutuhkan oleh kura-kura untuk mendukung pertumbuhannya. Untuk itu, jika kandang terletak di dalam ruangan, usahakan lengkapi kandang dengan lampu UV artifisial. Dalam sehari, lampu ini perlu dinyalakan selama 10-12 jam saat cuaca cerah dan 12-14 jam saat sedang mendung.

Pemberian Pakan yang Baik Untuk Kura-Kura

Saat masih muda, kura-kura senang memakan daging dan tumbuhan. Tapi setelahdewasa dengan umur lebih dari 2 tahun, kura-kura hanya menyenangi daging saja. Jadi, pakan utama yang bisa diberikan pada kura-kura meliputi ikan, daging, dan cacing. Sebagai makanan tambahannya, kura-kura bisa diberi pakan berupa pelet yang memiliki kandungan kalsium, fosfor, dan vitamin D yang tinggi.

Pakan yang hendak diberikan pada kura-kura diletakkan di area daratan. Jangan pernah letakkan pakan pada air kolam karena sisanya dapat mengotori air tersebut. Namun sesekali bisa memasukkan ikan-ikan kecil yang masih hidup di air kolam agar diburu langsung oleh kura-kura.

Porsi makanan yang diberikan perlu disesuaikan dengan postur dan usia kura-kura. Kura-kura yang berusia kurang dari 2 tahun cukup diberikan pakan sekali sehari. Sedangkan kura-kura dewasa bisa diberikan pakan dengan frekuensi 2-3 kali per minggu.

Tidak ada salahnya jika kura-kura diberi pakan berupa makanan kucing atau anjing. Hal tersebut karena pakan tersebut sudah diracik oleh pabrik pembuatnya sehingga mengandung nilai gizi yang lengkap dan seimbang. Keunggulan pakan tersebut yaitu tidak berbau, lebih bersih, awet, dan urin yang dihasilkan kura-kura tidak berbau menyengat.

Pemeliharaan Kura-kura Air Tawar

Pastikan air kolam dalam kandang sebagai habitat kura-kura memiliki tingkat keasaman sekitar 6-6,5. Air kolam tersebut perlu diganti setiap sebulan sekali dan lingkungan kolam wajib dibersihkan setiap 3 bulan sekali. Agar air kolam bebas dari kandungan mikroorganisme berbahaya, disarankan untuk menambahkan cuka dan garam non-yodium dengan takaran yang cukup ke dalamnya.

Kondisi lingkungan kandang perlu dibuat mirip seperti habitat alami kura-kura. Suhu yang bagus untuk mendukung kehidupan kura-kura yaitu berkisar antara 22-27 derajat celcius. Jika suhu lebih rendah, maka kura-kura yang dipelihara akan kehilangan nafsu makan dan malas bergerak. Oleh karena itu, dalam kandang diberi lampu listrik atau alat pemanas untuk meningkatkan suhu.

Demikian artikel pembahasan tentang”Cara Memelihara Kura-Kura Air Tawar Bagi Pemula Agar Sukses“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai jumpa