Cara Menanam dan Merawat Jeruk Kingkit Dari Biji, Stek dan Cangkok Untuk Bonsai Hias

Posted on

Cara Menanam dan Merawat Jeruk Kingkit Dari Biji, Stek dan Cangkok Untuk Bonsai Hias – Jeruk kingkit, kingkit atau jeruk ranti, lime berry (Triphasia trifolia) merupakan tanaman perdu kerabat jeruk-jerukan tapi bukan buah jeruk sebenarnya. Tanaman jeruk kingkit berasal dari Malaysia dan penyebarannya luas sekitar Samudra Pasifik.

Pohon jeruk kingkit merupakan tanaman semak perdu yang dapat tumbuh hingga ketinggian 3 meter. Daun kingkit berwarna hijau mengkilat, majemuk, berjati tiga dan dau jeruk kinggit ini dapat digunakan sebagai obat untuk mengatasi sakit perut. Buah jeruk kingkit berwarna merah dengan diameter sekitar 1,5 cm.

Buah jeruk ini enak dimakan jika sudah matang, rasanya manis sedikit asam serta memiliki aroma yang harum. Buah jeruk kingkit mengandung limonene yakni zat aromatik peluruh dahak sehingga efektif untuk meredakan sakit tenggorokan terutama batuk. Selain itu, kandungan Linalool pada jeruk kingkit ini bermanfaat sebagai antiseptik, anti jamur dan juga penenang.

Tanaman jeruk kingkit seringkali dijadikan sebagai tanaman bonsai hias, nah kali ini kita akan membahas tentang cara menanam jeruk kingkit.

Cara Menanam Budidaya Jeruk Kingkit

Syarat Tumbuh Jeruk Kingkit

Jeruk kingkit dapat tumbuh paoptimal pada daerah dataran rendah hingga tinggi dengan suhu panas maupun dingin serta membutuhkan penyinaran secara penuh.

Cara Menabur Benih Jeruk Kingkit

Menabur benih merupakan salah satu cara memperbanyak jeruk kingkit. Biji benih yang telah dikeringkan disemai ke media tanam berupa kompos Siram dengan sedikit air, pastikan penyemaian benih terkena sinar matahari. Pindahkan bibit ke polybag kecil setelah tumbuh tunas & telah memiliki 4-5 helai daun atau kira-kira berumur sekitar 5-6 minggu.

Cara Stek Jeruk Kingkit

Stek merupakan metode menanam yang umum digunakan dalam memperbanyak tanaman. Untuk stek jeruk kingkit, caranya yaitu dengan memilih batang yang telah tua, lalu potong dengan panjang sekitar 15 cm. Tinggalkan 3-5 daun pada batang, setelah itu rendam potongan batang ke dalam air selama sehari. Batang stek tersebut kemudian ditanam pada media campuran tanah, kompos dan pasir.

Sebaiknya tutup daun dengan plastik untuk menghindari penguapan agar cepat merangsang pertuymbuhan tunas. Lepaskan penutup plastik setelah 4 minggu atau setelah tunas telah tumbuh. Sebaiknya bibit dipindah ke media baru setelah melewati umur 4 bulan.

Cara Mencangkok Jeruk Kingkit

Mencangkok juga merupakan metode tanam yang dapat digunakan untuk menanam jeruk kingkit. Cara mencangkok jeruk kingkit ini tidak begitu sulit, hanya saja kebanyakan batang tanaman ini berukuran kecil. Sebaiknya poerhatikan cara penglupasan kulit batang, bisa saja terpotong seluruhnya. Pilih batang yang telah tua atau memiliki ukuran batang lebih besar agar mudah dibentuk bonsai. Media tanam yang paling baik digunakan dalam mencangkok adalah coco peat dibandingkan dengan pupuk kompos. Setelah berumur 3 bulan, cangkok jeruk kingkit dapat dipindahkan ke media tanam.

Cara Merawat Tanaman Jeruk Kingkit

Perhatikan media tanam yang digunakan untuk menanam jeruk kingkit. Karena tanaman jeruk kingkit ini lebih menyukai tanah liat atau tanah lempung dengan kompos dan pasir yang banyak, menyukai pH sekitar 5-6, intoleran air, sangat menyiukai suhu panas tropis. Jangan sering dilakukan penyiraman karena tanaman ini tidak menyukai media tanam yang terlalu basah.

Demikian artikel tentang”Cara Menanam dan Merawat Jeruk Kingkit Dari Biji, Stek dan Cangkok Untuk Bonsai Hias“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai jumpa