Cara Praktis Budidaya Ternak Cacing Sutra Bagi Pemula

Posted on

Panduan Lengkap Cara Praktis Budidaya Ternak Cacing Sutra Bagi Pemula

Pada umumnya cacing hanya dibiarkan hidup ditanah untuk menjaga kesuburan tanah, namun berbeda dengan jenis cacing sutra atau cacing rambut ini yang berukuran kecil dan biasanya digunakan untuk pakan larva ikan air tawar. Cacing sutra mengandung gizi dan protein yang baik untuk pertumbuhan larva ikan. Harga cacing ini relatif cukup tinggi jadi sangat cocok dijadikan peluang usaha yang menjanjikan, dengan modal kecil anda akan memperoleh keuntungan yang melimpah. Bagi anda yang ingin budidaya cacing sutra, berikut adalah penjelasan lengkapnya.

Budidaya Ternak Cacing Sutra

Media Budidaya
Dalam melakukan budidaya cacing sutra, media tumbuh cacing sutera dapat dilakukan dengan membuat kubangan lumpur berukuran 1 m x 2 m yang meliputi saluran air. Setiap kubangan lumpur dibuat petak kecil berukuran 20 cm x 20 cm dengan tinggi sekitar 10 cm untuk bedengan atau tanggul. Antar bedengan kubangan diberi lubang berdiameter 1 cm .

Pemupukan
seperti halnya pada budidaya cacaing lain untuk pertumbuhan normal maka perlu dilakukan pemupukan yaitu tanah pada kubangan yang telah dibuat diberi pupuk dengan dedak halus atau juga ampas tahu sekitar 200 hingga 250 gram/m2 atau menggunkan pupuk kandang sebanyak 300 gram/m2 sebagai sumber makanan alami cacing.

Pembuatan pupuk
Siapkan pupuk kandang (kotoran ayam), lalu jemur sekitara 6 jam agar kotoran kering sehingga gas beracun yang ada pada kotoran yang mungkin berbahaya dapat hilang. Kemudian siapkanlah bakteri EM4 atau fermentor lainnya untuk memfermentasi kotoran ayam tersebut, bakteri tersebut diaktifkan dengan cara menambahkan 1/4 sdm gula pasir dan 4 ml EM4 dalam 300 ml air lalu diamkan selama sekitar 2 jam. Setelah itu, campurkan cairan tersebut pada 10 kg kotoran ayam kering , aduk hingga merata. Jika sudah merata, masukkan dalam wadah tertutup, lalu diamkan selama 5 hari agar kotoran dapat terfermentasi sempurna.

Lakukan Fermentasi
Tujuan fermentasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kandungan N-organik dan organik-C 2 kali lipat, dengan cara merendam lahan dengan air  selama sekitar 3 hingga 4 hari.

Pengendapan Air
Air yang masuk diendapkan selama 3 hingga 5 hari, air bagian atas endapan di buang hingga tersisa 5 hingga 10 cm dari atas permukaan lumpur. Kemudian lumpur diratakan dengan sorok atau kayu selama beberapa hari . Ulangi proses ini hingga 2 -3 kali hingga lumpur halus dalam kubangan cukup banyak.

Penebaran Benih Cacing Sutra
Sebanyak 2-3 liter atau 10 gelas cacing sutra ditabur kedalam kubangan lumpur yang telah diisi air setinggi 5cm-7cm.

Perawatan Cacing Sutra
Selama pemeliharaan, pastikan air tetap terjaga yaitu pada ketinggian 5 hingga 10 cm. Cacing sutra halus akan mulai tumbuh merata diseluruh permukaan lumpur kubangan setelah 10 hari. Ulangi proses penambahan air limbah pemanenan lele ke dalam kolam atau kubangan budidaya ulat sutra lalu setelah 2-3 bulan cacing mulai bisa dipanen.

Pakan Cacing Sutra
Cacing sutra pun membutuhkan makanan. Makanan ulat sutra adalah bahan organik yang bercampur dengan sedimen atau lumpur di dasar perairan. Cacing sutra makan dengan menelan makanan bersama lumpurnya karena cacing sutra memiliki mekanisme dapat memisahkan makanan yang mereka butuhkan dan sedimennya. Jadi kita harus menyediakan makanan tersebut.

Pemanenan Cacing Sutra
Cacing sutra akan tumbuh setelah 2 minggu biang cacing sitebar atau lebih kurang 2 bulan jika tidak ada biang cacing. Pemanenan pertama dapat dilakukan setelah cacing sutra telah berumur sekitar 75 hari dan untuk pemanenan berikutnya dapat dilakukan setipa 15 hari. Ciri-ciri kolam atau kubangan yang telah siap panen adalah media pemeliharaan terasa kental jika dipegang. Cara pemanenan cacing, cacing diambil dengan tangan bersama dengan lumpur, kemudian masukkan dalam ember atau bak yang telah berisi air dengan ketinggian sekitar 1 cm diatas lumpur, lalu tutup ember atau bak dan biarkan selama 1 hingga 2 jam. Cacing akan berkerumun pada media diambil dengan tangan untuk lepas dari lumpur. Setelah itu, cacing dimasukan dalam bak pemberokan selama 10 hingga 12 jam. Cacing sutra siap untuk dijual sebagai pakan ikan.

Demikian artikel pembahasan tentang”Cara Praktis Budidaya Ternak Cacing Sutra Bagi Pemula“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai jumpa