Burung Hantu – Jenis-Jenis Burung Hantu, Ciri-Ciri Serta Penjelasannya

Posted on

14 Jenis-Jenis Burung Hantu, Ciri-Ciri Serta Penjelasan Lengkap

Hai Sahabat…Kali ini kita akan membahas tentang Burung Hantu dan Jenis-Jenisnya. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan berikut ini.

Burung Hantu adalah salah satu jenis burung yang berasal dari ordo Strigiformes. Burung hantu merupakan hewan nokturnal atau aktif pada malam hari. Terdapat sekitar 222 spesies burung hantu yang telah di ketahui di dunia. Burung hantu juga termasuk daam hewan karnivora atau pemakan daging.

Burung hantu memiliki bulu umum yaitu burik, abu-abu, atau kecokelatan dengan bercak hitam atau putih, memiliki mata yang besar dan tajam serta menghadap ke depan, memiliki ekor pendek, memiliki sayap yang besar dan lebar sekitar 3 x lipat ukuran tubuhnya, memiliki paruh bengkok yang tajam seperti paruh pada burung elang, Serta memiliki leher yang bisa memutarkan kepalanya hingga 180°.
Burung hantu biasanya tinggal pada sarang yang dibuat pada lubang-lubang pohon taupun pada pelepah pohon palem. Makanan burung ini diantaranya : serangga, tikus, kodok dan lain-lain.

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Strigiformes

Jenis-jenis burung hantu yang ada di Indonesia:

1. Wowo-Wiwi

wowo-wiwi-phodilus-badius
Wowo-Wiwi (Phodilus badius) atau dikenal dengan oriental bay owl atau serak bukit adalah salah satu jenis burung hantu yang memiliki wajah mirip dengan ular cobra atau sendok. Burung ini memiliki tinggi sekitar 27 cm dan Penyebaran burung hantu ini adalah wilayah Asia tenggara.

2. Burung Hantu Tyto Alba

burung-hantu-tito-alba

Burung Hantu Tito Alba adalah salah satu jenis burung hantu yang memiliki tubuh besar dengan bentuk wajah seperti hati berwarna putih, bulu pada bagian atas tubuh berwarna kuning kecoklatan berbercak halus, Bagian bawah tubuh memiliki bulu berwarna putih dengan bintik hitam. Burung ini dikenal juga dengan nama Serak Jawa atau Barn Owl.

3. Celepuk

celepuk-otus-bakkamoena
Celepuk (Otus bakkamoena) atau Indian Scops Owl adalah salah satu jenis burung hantu yang dapat berkamuflase. Burung ini memiliki ukuran sekitar 23 hingga 25 cm. Burung ini banyak tersebar di bagian selatan Asia.

4. Celepuk Merah

celepuk-merah-otus-rufescens
Celepuk Merah (Otus rufescens) atau Reddish scops-owl adalah salah satu jenis burung hantu dengan ukuran tubuh kecil dengan tinggi sekitar 15 hingga 18 cm saja. Burung hantu jenis ini banyak tersebar di Sumatera, Kalimantan, Jawa , Semenanjung Malaysia hingga Semenanjung Thailand.

5. Celepuk Gunung

celepuk-gunung-otus-angelinae
Celepuk Gunung (Otus angelinae) atau Javan Scops Own adalah jenis burung hantu dengan ukuran kecil dengan tinggi hanya sekitar 20 cm.

6. Celepuk Rajah

celepuk-rajah-otus-brookei
Celepuk Rajah (Otus brookei) adalah Jenis burung hantu dengan ukuran sekitar 23 cm. Persebaran burung ini adalah daerah pegunungan di jawa timur, sumatera, dan kalimantan.

7. Celepuk Reban

celepuk-reban-otus-lempiji
Celepuk Reban (Otus lempiji) atau Sunda Scops-Owl atau Collared Scops-Owl adalah salah satu jenis burung hantu berukuran kecil. Burung hantu ini tersebar di Filipina, Kalimantan, Sumatera, Jawa, dan Bali.

8. Hingkik

hingkik-bubo-sumatranus
Hingkik (Bubo sumatranus) atau Beluk Jampuk atau Barred Eagle Owl atau Malay Eagle Owl adalah jenis burung hantu yang berhabitat di hutan tropis atau hutan sub tropis pada dataran rendah di Pulau Keeling, Brunei, Malaysia, Indonesia, Thailand, Singapura, dan Myanmar.

9. Beluk watu Jawa

beluk-watu-jawa-glaucidium-castanopterum

Beluk watu Jawa (Glaucidium castanopterum) atau Javan Owlet Glaucidium adalah jenis burung hantu endemik dari pulau jawa dan pulau bali.

10. Bloketupu

bloketupu
Bloketupu adalah jenis burung hantu yang habitatnya banyak ditemukan di pegunungan Indonesia, Singapura, Malaysia, Myanmar, Thailand, Laos, India, Vietnam, Kamboja serta Brunai. Nama lain burung hantu ini adalah Bubo Ketupu, Ketupa Ketupu, Beluk ketupa, Buffy Fish Owl, atau Malay Fish Owl.

11. Seloputo

seloputo-strix-seloputo
Seloputo (Strix seloputo) atau Spotted Wood Owl adalah jenis burung hantu berkuran besar dengan tinggi sekitar 47 cm. Ada 3 sub spesies dari burung hantu ini yaitu Strix seloputo baweana (Endemik Pulau Bawean), Strix seloputo seloputo (Myanmar dan Thailand Tengah hingga Singapura, serta Jambi (Sumatra) dan Jawa, dan Strix seloputo wiepkini (Pulau Calamian dan Palawan (Filipina)).

12. Punggok Coklat

punggok-coklat-ninox-scutulata
Punggok Coklat (Ninox scutulata) atau Brown Hawk-Owl adalah burung hantu dengan ukuran dengan tinggi sekitar 32 cm. Penyebarannya meliputi Indonesia bagian timur, China selatan, Sri Lanka dan India.

13. Beluk Telinga Pendek

beluk-telinga-pendek-asio-flammeus
Beluk Telinga Pendek (Asio flammeus) adalah salah satu jenis burung hantu dengan penyebaran yang luas kecuali austarlia dan antartika. Nama lain burung hantu ini adalah Short-eared Owl.

14. Koko Beluk

koko-beluk-strix-leptogrammica
Koko Beluk (Strix leptogrammica) atau Brown Wood Owl adalah salah satu jenis burung hantu berukuran besar dengan tinggi sekitar 45 -47. Penyebaran burung hantu ini meliputi Sri Lanka, India, China selatan, Dan Indonesia.

Demikian artikel pembahasan tentang”Burung Hantu – Jenis-Jenis Burung Hantu, Ciri-Ciri Serta Penjelasannya“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai jumpa