15 Panduan Lengkap Cara Budidaya Nanas Dengan Hasil Melimpah Dan Berkualitas Tinggi

Posted on

15 Panduan Lengkap Cara Budidaya Nanas Dengan Hasil Melimpah Dan Berkualitas Tinggi

Nanas, ananas, atau nenas (Ananas comosus) Adalah salah satu jenis tumbuhan buah tropis yang berasal dari Paraguay, Brazil, dan Bolivia. Nanas masuk dalam famili Bromeliaceae.

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
(tidak termasuk): Angiospermae
(tidak termasuk): Monokotil
(tidak termasuk): Commelinids
Ordo: Poales
Famili: Bromeliaceae
Upafamili: Bromelioideae
Genus: Ananas
Spesies: A. comosus

Buah nanas banyak diminati oleh masyarakat baik itu lokal maupun internasional. Jadi jika anda ingin mencoba peruntungan dengan cara membudidayakannya tidak masalah, namun anda harus benar-benar menyiapkan beberapa hal uyang [pastinya akan menunjang kesuksesan budidaya anda dengan baik. Berikut adalah cara Budidaya Nanas:

Syarat Tumbuh
Lahan yang baik untuk budidaya nanas adalah lahan yang terletak pada 30°LU dan 30°LS. Curah hujan yang baik yaitu sekitar 600-3500 mm/tahun. Kelembaban tanah juga sangat berpengaruh untuk tumbuhan nanas karena jika tanah terlalu lembab pada masa awal pembungaan nanas, maka dapat menghambat pertumbuhan daun dan buah. Suhu yang baik untuk menanam nanas adalah sekitar 29°c-32°C. Tanah yang baik untuk menanam nanas adalah jenis tanah yang mengandung pasir karena jenis tanah ini akan memberi nutrisi yang dibutuhkan nanas. Usahakan pilihlah lahan yang mengandung kapur rendah.
Lakukan pengolahan tanah terlebih dahulu pada lahan yang akan ditanami nanas, gemburkan tanah lahan, singkirkan batu-batu yang ada pada tanah lahan tanam juga gulma atau tanaman penggangu lainnya agar memperbaiki sirkulasi udara pada tanah.

a. Perkecambahan Batang Stek
Bibit nanas diperoleh dengan melakukan stek batang, Lakukan perkecambahan pada belahan batang stek tanaman nanas dengan menggunakan media tepung agar akar cepat tumbuh. Lakukan penanaman batang stek tersebut pada media perkecambahan dengan kedlaman 1 atau 2 cm dan jarak antar benih sekitar 5 hingga 10 cm. Agar kelembaban terjaga dan sirkulasi udara lahan persemaian baik, tutup media perkecambahan dengan mulsa plastik bening. Setelah 1 minggu tunas dan akar pada stek batang akan mulai tumbuh.

b. Persemaiaan Bibit
Setelah stek batang sudah tumbuh akar dan tunas selanjutnya lakukan penyemaian. Siapkan dahulu media tanam berupa campuran dari tanah halus, pupuk kandang yang telah matang dan pasir dengan perbandingan 1:1:1. Setelah media semai siap selanjutnya pindahkan stek batang nanas. Lakukan penyiraman secara rutin pada pagi hari dan soire hari secara berkala agar stek batang tetap lembab. Agar bertambah maksimal pertumbuhannya maka lakukan pemupukan sebulan sekali dengan pupuk kandang. Setelah sekitar 3 hingga 5 bulan atau telah memiliki tinggi sekitar 25cm-30cm, bibit stek batang nanas dapat dipindahkan pada lahan tanam.

c. Lahan Tanam
Lakukan pembersihan gulma dan tanaman pengganggu lainnya pada lahan tanam yang nantinya akan dijadikan lahan budidaya nanas. Kemudian gemburkan tanah menggunakan cangkul dengan kedalaman sekitar sekitar 30 cm lalu diamkan selam 15 hari agar racun yang terdapat dalam tanah hilang terbawa angin. pH tanah yang baik untuk menanam nanas adalah sekitar 5 atau 6, namun jika tanah terlalu asam maka lakukan pengapuran dengan menggunakan dolomit dengan dosis 2-3/ha lahan.
Selanjutnya, buatlah bedengan dengan lebar sekitar 100 hingga 120 cm, tingginya sekitar 40 hingga 50 cm dan panjangnya dapat disesuaikan lahan tanam, Beri jarak antar bedengan sekitar 80 hingga 100 cm untuk saluran drainase serta agar lebih mudah dalam melakukan perawatan. Kemudian lakukan pemupukan dasar dengan pupuk kandang pada bedengan. Untuk satu hektar lahan dinbutuhkan sekitar 20 ton pupuk kandang. Diamkan lahan tanam sekitar 15 hari agar pupuk dapat terserap dengan baik oleh tanah. Setelah itu, buatlah lubang tanam dengan ukuran 30cmx30cmx30cm dengan tugal.

d. Penanaman Tanaman Nanas
Setelah semua siap lakukan penanaman, Masukkan bibit stek batang nanas dalam lubang tanam yang telah dibuat kemudian timbun kembali dengan tanah (Usahakan jangan terlalu dalam melakukan penanamannya cukup sekitar 3-5 cm pangkal bibit stek yang tertimbun)lalu padatkan agar bibit tidak mudah roboh. Setelah selesai melakukan penanaman selanjutnya lakukan penyiraman secukupnya.

e. Pemeliharaan Tanaman Nanas

  • Penyulaman
    Setelah tanaman nanas berumur sekitar 1 hingga 2 bulan maka lakukan penyulaman yaitu mengganti tanaman nans yang mati atau tidak tumbuh dengan baik dengan tanaman yang baru.
  • Penyiangan
    Penyiangan juga perlu dilakukan pada gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang akan mengganggu pertumbuhan tanama nanas.
  • Pembubunan
    Pembubunan dilakukan untuk memperbaiki keadaan tanah serta menutup kembali akar tanaman nanas yang muncul ke permukaan.
  • Pemupukan Susulan
    Pemupukan susulan pertama dilakukan setelah tanaman berumur sekitar 2 hingga 3 bulan setelah tanam. Pemupukan selanjutnya dilakukan setiap 3 hingga 4 bulan sekali hingga tanaman berbunga. Jenis pupuk yang digunakan antara lain Pupuk kandang, ZA,SP-36 dan NPK.
  • Pengairan dan Penyiraman
    Lakukan penyiraman seminggu sekali terutama pada musim kemarau, setelah tanaman dewasa, penyiraman cukup dilakukan 2 minggu sekali.

f. Pemanenan
Nanas dapat dipanen setelah berumur 1 hingga 2 tahun setelah tanam tergantung varietas jenis nanas yang ditanam. Ciri nanas yang sudah dapat dipanen, seperti berikut: Mahkota buah telah terbuka , tangkai buah telah mengkerut, sudah memiliki aroma yang khas, buahnya telah mulai menguning, serta mata buah sudah bulat, besar dan lebih mendatar. Cara memanennya yaitu dengan cara memotong miring pangkal tangkai buah.

Demikian artikel embahasan tentang”15 Panduan Lengkap Cara Budidaya Nanas Dengan Hasil Melimpah Dan Berkualitas Tinggi“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. sampai jumpa