Cara Sukses dan Mudah Budidaya Belut di Air Bersih Tanpa Lumpur Bagi Pemula

Posted on

Cara Budidaya Belut di Air Bersih Tanpa Lumpur Agar Sukses Bagi Pemula – Belut merupakan binatang air yang digolongkan dalam kelompok ikan. Tapi berbeda dengan jenis ikan lain, belut dapat hidup dalam lumpur dengan sedikit air karena belut memiliki dua sistem pernapasan.

Klasifikasi ilmiah
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Synbranchiformes
Famili: Synbranchidae
Genus: Monopterus
Spesies: M. albus

Jenis belut yang paling banyak dikenal di Indonesia adalah belut sawah atau Monopterus albus dan juga belut rawa atau Synbranchus bengalensis. Perbedaan belut sawah antara belut rawa yang paling mencolok adalah belut sawah memiliki tubuh yang pendek dan gemuk, sedangkan belut rawa memiliki tubuh yang lebih panjang dan ramping.

Terdapat 2 segmen budidaya belut yaitu pembibitan dan pembesaran. Pembibitan memiliki tujuan untuk menghasilkan anakan, sedangkan pembesaran memiliki tujuan untuk menghasilkan belut ukuran siap konsumsi. Pada umumnya, belut dibudidayakan dengan menggunakan media lumpur dengan sedikit air karena memang habitat asli belut berada dalam lumpur. Namun ternyata dapat dibudidayakan dalam air bersih tanpa lumpur. Berikut ini adalah cara budidaya belut air bersih tanpa lumpur:

Cara Budidaya Belut di Air Jernih Tanpa Lumpur

Persiapan Bibit Belut

Bibit belut yang paling baik yaitu bibit dari budidaya. Bibit yang sehat memiliki gerakan yang gesit dan cepat merespon jika dipegang dan tidak cacat. Sebaiknya pilih bibit belut dengan ukuran seragam dengan panjang minimal 10 cm (Jika lebih kecil, risiko kematiannya lebih tinggi)

Sebelum di tebar pada kolam air hendaknya belut dikarantina terlebih dahulu agar dapat beradaptasi. Caranya: Belut di taruh dalam bak berisi air dengan diberikan mesin sirkulasi, agar kwalitas air terjaga. lakukan hal ini selama sekitar satu minggu dengan diberi pakan berupa cacing atau ikan cere dan juga n pelet. Jika air sudah keruh segera ganti dengan air bersih.

Belut menyukai tempat dengan kondisi pencahayaan minim, maka pada siang hari sebaiknya tutup dengan kain hitam atau yang lainnya.

Persiapan Kolam Budidaya

Kolam yang dapat digunakan untuk budidaya belut tanpa lumpur yaitu kolam beton atau kolam terpal. Apabila menggunakan kolam beton sebaiknya gunakan yang semennya sudah benar-benar hilang dengan cara merendamnya beberapa hari hingga banyak lumut. Pada bagian dasarnya diberi bata atau genteng untuk tempat bersembunyi belut.

Air yang digunakan untuk pembesaran belut sebaiknya air sumur atau air dari sumber mata air. Jangan gunakana air PDAM karena mengandung kaporit dan bahan kimia lainnya.

Suhu air yang baik untuk budidaya belut yaitu 25 hingga 28 derajat celsius dengan pH air sekitar 6-7. Karena belut tidak suka tempat yang memiliki banyak cahaya, maka usahakan tempat budidaya belut harus minim cahaya dengan cara tutup kolam dengan terpal atau penutup lain yang berwarna gelap.

Agar oksigen dalam air tetap melimpah, dalam kolam diberi aerator. Jika air sudah keruh, ganti air dengan air yang bersih aar belut terhindar dari penyakit.

Pemberian Pakan Belut

Belut budidaya dapat diberi pakan berupa cacing, cacing lor, cacing merah, cacing lumbricus, ikan cere, ikan cithol, ikan guppy, anakan ikan mas, berudu, lambung katak, keong sawah, ulat hongkong dan lain sebagainya. Pelet ikan dapat pula diberikan setiap dua hari sekali sebagai pakan selingan.

Demikian artikel tentang”Cara Budidaya Belut di Air Bersih Tanpa Lumpur Agar Sukses Bagi Pemula“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai jumpa