Cara Budidaya Tanaman Mahkota Dewa Dalam Pot Agar Cepat Berbuah

Posted on

Cara Budidaya Tanaman Mahkota Dewa Dalam Pot Agar Cepat Berbuah  – Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) adalah salah satu jenis tanaman obat di Indonesia. Tanaman mahkota dewa ini berasal dari Irian Jaya atau Papua. Tanaman mahkota dewa ini dapat tumbuh dengan ketinggian sekitar 3 meter dan ukuran batangnya tidak terlalu besar, tanaman ini biasa ditanam untuk tanaman peneduh. Buah pada tanaman ini berwarna merah menyala yang tumbuh pada bagian batang hingga ranting tumbuhan tersebut, buah inilah yang biasanya digunakan untuk obat. Tidak hanya pada bagian buah saja yang bermanfaat daunnya pun bermanfaat sebagai obat.

Klasifikasi Mahkota Dewa
Kingdom: Plantae
(tidak termasuk): Angiospermae
(tidak termasuk): Eudicots
(tidak termasuk): Rosids
Ordo: Malvales
Famili: Thymelaeaceae
Genus: Phaleria
Spesies: P. macrocarpa

Pada tanaman mahkota dewa terdapat beberapa zat aktif seperti Alkaloid, Saponin, Flavonoid,dan Polifenol dengan manfaat Dapat menetralisir racun di dalam tubuh karena bersifat detoksifikasi, Sumber anti bakteri dan anti virus, Dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, Dapat meningkatkan vitalitas, Dapat mengurangi kadar gula dalam darah, Dapat mengurangi penggumpalan darah dan banyak lagi yang lainnya.

Cara Menanam Mahkota Dewa Di Dalam Pot

Syarat Tumbuh Mahkota Dewa

Tanaman mahkota dewa dapat tumbuh dengan baik pada daerah pada ketinggian sekitar 0-1600 m dpl dengan memiliki curah hujan sekitar 1000-2500 mm/tahun, suhu sekitar 20°C-33°C dan kelembapan sekitar 70%-90%. Tanah yang baik untuk menanam mahkota dewa yaitu tanah yang subur dan memiliki kandungan organik yang tinggi dengan pH sekitar 5,5-7,2.

Pembibitan Mahkota Dewa

Pembibitan tanaman mahkota dewa dapat dilakukan dengan cara generatif atau menggunakan biji dan dengan cara vegetatif atau dicangkok. Dengan cara pencangkokan memang tanaman mahkota dewa akan cepat berbuah, tapi sebaiknya pembibitan dilakukan dengan menggunakan biji atau cara generatif.

Bibit yang akan ditanam sebaiknya disemai terlebih dahulu pada media semai hingga bibit muncul tunas. Tunas dapat dipindahkan ke pot sekitar umur 2 bulan atau setelah bibit memiliki ketinggian sekitar 10-15 cm.

Persiapan Media Tanam Mahkota Dewa

Media tanam yang perlu disiapkan untuk menanam mahkota dewa yaitu tanah, pupuk, pupuk kandang atau pupuk kompos, dan pasir atau sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1, lalu masukan ke dalam pot tanam (ukuran disesuaikan), lalu siram media tersebut hingga basah. Biarkan selama 1 hingga 2 jam barulah buat lubang tanam untuk menanam bibit tumbuhan mahkota dewa tersebut.

Penanaman Mahkota Dewa

Setelah semuanya siap, maka segera lakukan penanaman. Tanam bibit pada lubang tanam yang telah disiapkan sebelumnya. Timbun kembali lubang tanam tersebut dan padatkan, lalu lakukan penyiraman secukupnya untuk menjaga kelembaban media tanam.

Perawatan dan Pemeliharaan Tanaman Mahkota Dewa

Lakukan penyiraman saat tumbuhan baru ditanam atau sesudah ditanam hingga berumur 6 bulan. Pada saat sudah berumur 6 bulan penyiraman sudah tidak diperlukan lagi karena akan pada tanaman mahkota dewa tersebut sudah dalam.

Lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk organik seperti pupuk kandang atau pupuk kompos, karena jika menggunakan pupuk non organik ditakutkan mengurangi khasiat tanaman mahkota dewa tersebut. Karena tanaman mahkota dewa termasuk tanaman tanaman tahunan, maka sepanjang tahun perlu dilakuakn penyiangan secara berkala yaitu setidaknya 3 hingga 4 kali.

Jika tanaman mahkota dewa terserang hama seperti ulat buah, belalang dan kutu putih. maka lakukan pemberantasan dengan menggunakan pestisida alami sesuai dengan dosis.

Waktu Panen Mahkota Dewa

Buah mahkota dewa dapat dipanen pada saat tumbuhan sudah berumur sekitar 2 bulan. Buah mahkota dewa yang siap panen umumnya berwarna merah terang hingga maroon serta berbau manis.

Demikian artikel pembahasan tentang”Cara Budidaya Tanaman Mahkota Dewa Dalam Pot Agar Cepat Berbuah “, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai jumpa.