Bunga Zinnia

Cara Menanam dan Merawat Bunga Zinnia Dari Biji Dengan Mudah

Posted on

Cara Menanam dan Merawat Bunga Zinnia Dari Biji Dengan Mudah Bunga zinnia merupakan tanaman perdu berbunga, di Indonesia bunga ini disebut dengan bunga kertas. Bunga Zinnia berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Tengah. Bunga Zinnia masuk dalam kelas magnoliopsida dengan ordo astarales dan famili asteraceae bersama dengan daisy, cosmos, marigold dan bunga matahari. Nama Zinnia diberikan oleh seorang profesor botani dari Jerman yaitu Johan Gottfried Zinn.

Tanaman bunga zinnia adalah tanaman semusim yang memerlukan sinar matahari, kehangatan serta tanah yang subur dan katya akan bahan organik. Tapi jika media tanam tanah kurang subur, dapat ditambahkan kompos atau dedaunan mati untuk dijadikan pupuk alami. Bunga Zinnia memiliki banyak variasi warna seperti merah, putih, merah muda atau pink dan masih banyak lagi yang lainnya.

Kali ini akan membahas tentang cara menanam bunga zinnia, berikut ini adalah cara menanam bunga zinnia.

Cara Menanam Bunga Zinnia

1. Untuk menanam bunga zinnia ini pada daerah beriklim hangat atau tropis, benih bunga zinnia dapat langsung ditabur ke lahan tanam. Benih ditebar ke media tanam yang telah disiapkan. Siapkan pula penutup benih dengan ketinggian sekitar seperempat inci dari tanah agar memberikan ruang cahaya dan menjaga benih zinnia berkecambah dan susahakan kelembaban media tanam atau tanah tetap stabil tidak terlalu kering ataupun tidak terlalu basah. Sedangkan untuk daerah bermusim dingin, taburkan benih bunga zinnia 4 hingga 5 minggu sebelum memasuki musim salju dan jaga temperatur tanah pada suku 70-80 derajat fahrenheit.

2. Letakkan bibit bunga zinnia pada permukaan tanah, lalu tekan hingga masuk ke permukaan tanah, selanjutnya siram dengan air secukupnya dan tutup dengan plastik bening atau kaca agar benih tidak mengalami kekeringan karena benih yang saat persemaian ditutup akan tumbuh lebih cepat dan lebih panjang dibandingkan dengan benih yang dibiarkan terbuka.

3. Benih akan berkecambah setelah 4-7 hari. Saat benih tumbuh, buka penutup benih namun tetap jaga kelembaban media tanamnya. Lakukan penyinaran, letakkan tanaman menghadap cahaya matahari pagi dan hindarkan dari cahaya matahari siang.

4. Lakuakan pemberian pupuk secara rutin berupa pupuk kandang atau pupuk kandang setiap seminggu sekali. Lakukan pula penyiraman sebanyak 2 kali sehari yaitu pagi dan sore hari.

5. Saat benih Zinnia berkecambah dan telah berukuran sekitar 4 inchi berikan pupuk cair secukupnya. Pada masih muda tanaman zinnia membutuhkan air yang lebih banyak namun jangan terlalu basah.

6. Perawatan yang dilakukan pada tanaman bunga zinnia antara lain yaitu pemotongan daun-daun yang tua agar tanaman terangsang untuk memekarkan bunga.

Demikian artikel tentang”Cara Menanam dan Merawat Bunga Zinnia Dari Biji Dengan Mudah“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai jumpa