Hama dan Penyakit pada Wortel Serta Cara Pengendaliannya Paling Ampuh

1 min read

Hama dan Penyakit pada Wortel Serta Cara Pengendaliannya – Sama seperti pada budidaya tanaman lainnya, saat budidaya tanaman wortel juga kerap mengalami berbagai kendala seperti tanaman terserang hama dan penyakit. Serangan hama dan penyakit pada tanaman wortel dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman terhambadt dan menurunkan produktivitas hingga kematian pada tanaman wortel. Untuk itu, petani harus mencari cara untuk dapat mengendalian serangan hama dan penyakit pada tanaman wortel.

Pengendalian perlu dilakukan untuk mencegah berbagai kerugian seperti kematian pada tanaman wortel hingga menyebabkan gagal panen. Ada beberapa jenis hama dan penyakit pada tanaman wortel, dan setiap jenisnya memiliki cara pengendalian yang berbeda. Berikut ini beberapa jenis hama dan penyakit pada tanaman tanaman wortel lengkap dengan cara pengendaliannya.

Baca Juga : Cara Menanam Wortel Secara Hidroponik

Hama Tanaman Wortel

1. Ulat tanah ( Agrotis ipsilon Hufn )

Ciri-ciri : Ulat tanah memiliki warna kecoklatan hingga hitam dengan panjang sekitar 4-5 cm dan hidup di dalam tanah.

Gejala : Gejala yang ditimbulkan dari ulat tanah yaitu dengan menyerang bagian pucuk yang masih muda hingga mengakibatkan tanaman menjadi layu, kering dan mati.

Cara Pengendalian : Cara alami, anda bisa lakukan pengumpulan atau pemungutan ulat, lalu membakarnya. Sedang cara kimia, anda bisa lakukan penyemprotan insektisida Furadan atau Indofuradan sebelum tanam dan sesudah tanam.

2. Lalat atau magot ( Psile rosae )

Ciri-ciri : Lalat ini memiliki warna tubuh kehitaman dan kehijauan, terdapat belang pada tubuh yang berwarna coklat muda dan hitam.

Gejala : Lalat akan menyerang buah hingga berlubang dan membusuk pada bagian dalam hingga menyebabkan buah tidak normal.

Cara Pengendalian : Pengendalian alami bisa anda lakukan dengan membuat perangkap lalat, melakukan sanitasi kebun atau lahan. Sedang cara kimia dapat anda lakukan dengan melakukan penyemprotan insektisida Decis dan lainnya sesuai dengan petunjuk.

Baca Juga : Cara Menanam Wortel Dalam Pot

3. Kutu daun ( Aphid, Aphis spp. )

Ciri-ciri : Kutu daun berwarna hijau hingaa kehitaman, memiliki ukuran badan yang kecil dan memiliki bulu halus disekitar tubuhnya.

Gejala : Kutu daun akan menyerang daun hingga membuatnya layu, menguning dan berlubang hingga membuat tanaman mati serta kering.

Cara Pengendalian : Lakukan pengendalian alami dengan melakukan sanitasi kebun atau lahan, perserampakan penanaman dan juga penjarangan tanaman. Sedang secara kimia dapat dilakukan dengan penyemprotan insektisida berbahan aktif sesuai dengan petunjuk.

Penyakit tanaman wortel

1. Busuk Alternaria

Penyebab : Cendawan alternaria dauci Khun.

Gejala : Timbul bercak pada daun atau bintik kecil berwarna coklat tua hingga kehitaman, serta membuat daun layu dan mengering.

Cara Pengendalian : Lakukan sanitasi kebun atau lahan, serta sebelum disemai, rendam benih dengan larutan fungisida. Cara kimia bisa anda lakukan dengan melakukan penyemprotan fungisida berupa Dithane sesuai dengan dosis atau petunjuk.

Baca Juga : Panduan Lengkap Budidaya Wortel

2. Bercak daun

Penyebab : Cendawan cercospora

Gejala : Terdapat bercak berwarna kehitaman atau kecoklatan pada permukaan daun tua.

Cara Pengendalian : Lakukan sanitasi kebun dan lahan secara teratur. Sedang cara kimia dapat dilakukan dengan melakukan penyemprotan fungisida berbahan aktif sesuai petunjuk.

3. Nemotoda bintil akar

Penyebab : mikroorganisme Nematoda sista ( Heterodera carotae )

Gejala : Menyebabkan umbi rusak dan wortel tidak normal serta terdapat bintik-bintik pada umbi.

Cara Pengendalian : Lakukan sanitasi kebun atau lahan, serta sebelum disemai, rendam benih dengan larutan fungisida. Atau lakukan penyemprotan nematoda berupa Rugby atau Rhocap sesuai dengan petunjuk.

Baca Juga : Cara Menanam Buah Bit Dalam Pot 

Itulah beberapa tips Hama dan Penyakit pada Wortel Serta Cara Pengendaliannya Semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan bisa dijadikan sebagai sumber literasi bagi pembaca