Cara Menanam Bayam Hidroponik Di Rumah Dengan Mudah

Posted on

Panduan Lengkap Cara Menanam Bayam Hidroponik Di Rumah Dengan Mudah 

Bayam atau Amaranthus merupakan jenis tumbuhan yang ditanam untuk diambil daunnya sebagai sayuran. Tanaman sayur ini berasal dari daerah tropik Amerika tapi sekarang sudah banyak tersebar di seluruh dunia. Tanaman ini terkenal akan kandungan zat besi yang tinggi.Bayam memiliki batang berair dan agak berkayu, daun bertangkai dengan bentuk bulat telur berwarna hijau, merah atau hijau keputihan. Selain itu kandungan gizi yang cukup tinggi seperti Kalium, kalsium, zat besi, magnesium, protein, vitamin dan lain sebagainya, membuat baym diminati oleh para pecinta sayuran hijau. Selain ditanam pada lahan tanam dengan metode tanam tradisional, bayam dapat ditanam dengan metode atau teknik hidroponik. Teknik hidroponik adalah teknik penanaman tanaman dalam larutan nutrisi(pupuk dan air) tanpa menggunakan tanah. Teknik hidroponik banyak dipilih karena dapat ditempatkan diberbagai lahan meskipun itu lahan sempit. Berikut adalah cara budidaya bayam dengan teknik Hidroponik:

a. Persiapan Bibit Bayam
Sebelum melakukan penanaman, maka siapkan dahulu benih bayam. Setelah benih siap selanjutnyarendam benih tersebut dalam air hangat selama sekitar 1 jam agar kulit benih menjadi lunak.

Selanjutnya, siapkan media semai berupa rockwool, potong rockwool berbentuk dadu dengan ukuran 2×2 cm. Lalu susun potongan rockwool tersebut dalam baki, nampan atau tempat lain untuk persemaian.

Setelah rockwool siap, masukkan benih yang sudah direndam dalam rockwool. Setiap rockwool diisi dengan 1 benih bayam, setelah selesai lalu siram rockwool secara perlahan hingga agak basah menggunakan air bersih (jangan sampai air menggenang pada nampan atau baki semai tersebut). Setelah itu tutup baki dengan plastik hitam agar memercepat perkecambahan, lalu letakkan baki atau nampan semai tersebut pada tempat yang teduh dan kering. Biarkan selama sekitar 48 jam atau 2 hari, jika sudah berkecambah maka pindahkan baki atau nampan semai tersebut pada tempat yang terkena sinar matahari.

Lakukan perawatan terhadap bibit dengan menjaga kelembaban media semai, hingga tanaman dapat dipindahkan ke media tanam yang baru atau hingga tanamana setidaknya memiliki 4 daun sejati.

b. Persiapan Media Tanam
Sistem hidroponik yang akan kita gunakan untuk menanam bayam adalah Sistem Wick yaitu sistem hidroponik yang menggunakan sumbu sebagai penyalur nutrisi untuk tanaman.

Siapkan sebuuah box sterofoam atau box air yang memiliki tinggi minimal sekitar 30 cm. Buatlah tutup box dengan menggunkan sterofoam tipis dengan ukuran yang sama dengan box yang akan digunakan. Jika tutup sudah jadi, buatlah lubang pada sterofoam tutup tersebut dengan diameter sekitar 5 cm dengan jarak sekitar 10 cm. Jika Box dan tutup sudah siap maka selanjutnya isi box dengan larutan nutrisi, larutan nutrisi tersebut dapat anda gunakan nutrisi AB Mix yang bisa anda beli di toko pertanian. Larutan nutrisi tersebut dibuat dengan mencampurkan 5 ml Mix A dan 5 ml Mix B dengan 1 liter air atau dengan perbandingan 5:5:1. Aduk larutan hingga merata.

c. Penanaman Bayam
Setelah bibit dan media tanam siap maka selanjutnya lakukan penanaman. Dalam penanaman kita membutuhkan net pot atau gelas plastik dan juga sumbu. Jika semua sudah siap masukkan sumbu dalam lubang net pot hingga setengah bagian berada diluar net pot. Jika anda menggunakan gelas plastik, anda dapat membuat lubang kecil disemua sisinya dan lubang sedikit besar untuk bagian bawahnnya, Dan untuk sumbu sebaiknya anda menggunakan kain flanel karena memiliki daya serap yang lebih baik.

Setelah semua siap maka pindahkan bibit yang telah memiliki 4 helai daun kedalam net pot atau gelas plastik tersebut. Jika sudah maka pindahkan net pot atau gelas plastik yang telah ditanami bibit ke lubang penutup sterofoam. Pastikan akar bibit menyentuh larutan nutrisi yang ada dalam box. Lakukan penyiraman pada bibit dengan air secukupnya, letakkan box di pekarangan rumah agar tanaman mendapatkan sinar matahari.

d. Perawatan dan Pemanenan Bayam
Lakukan penyiraman secara teratur namun jangan sampai tergenang dan juga jangan sampai kekeringan. Selain penyiraman lakukan juga penyiangan terhadap tanaman liar yang mengganggu tanaman bayam. Bayam dapat dipanen setelah berumur sekitar 25 hari setelah penanaman, pemanenan dilakukan dengan cara mencabutnya secara perlahan agar bayam tidak rusak.

Demikian artikel pembahasan tentang”Cara Menanam Bayam Hidroponik Di Rumah Dengan Mudah“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai jumpa