Panduan Lengkap Cara Ternak dan Merawat Ayam Yellow Pheasant Bagi Pemula Agar Sukses

Posted on

Panduan Lengkap Cara Ternak dan Merawat Ayam Yellow Pheasant Bagi Pemula Agar Sukses – Ayam yellow pheasant atau pegar kuning merupakan salah atu jenis ayam pheasant yang cukup banyak digemari selain jenis ayam pheasant lainnya seperti golden pheasant, lady amherst pheasant dan lain sebagainya.

Ayam yellow pheasant atau pegar kuning ini memiliki tampilan bulu yang berwarna kuning mencolok yang terdapat di beberapa bagian tubuhnya seperti kepala, perut hingga pinggang serta ekornya. Selain warna kuning, terdapat warna coklat ada pada bagian punggungnya, berwarna merah dengan strip hitam pada bagian kepala belakang hingga leher bagian atas. Sedangkan pada bagian ekor memiliki warna bulu lurik-lurik.

Harga Ayam Yellow Pheasant tergolong mahal karena harganya berkisar Rp. 9.500.000,-/pasang.

Ayam yellow pheasant lebih suka hidup di alam bebas, namun jenis ayam ini bisa dijinakkan. Nah kali ii kita akan membahas tentang cara ternak budidaya ayam yellow pheasant:

Cara Ternak Budidaya dan Merawat Ayam Yellow Pheasant

Persiapan Kandang Ternak Ayam Yellow Pheasant

Kandang ternak yang disiapkan tidak perlu terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil tapi ayam yellow pheasant leluasa bergerak. Ukuran kandang bisa dibuat dengan ukuran panjang 2 meter, lebar 2 meter dan tinggi 2 meter.

Persiapan Indukan Ayam Yellow Pheasant

Pilihlah ayam yellow pheasant yang berkualitas baik serta telah masuk umur produktif. Usia produktif untuk pejantan yaitu kurang lebih umur 1,5 tahun lebih sedangkan untuk betina umur 1 tahun lebih sudah produktif.

Cara membedakan indukan yellow pheasant jantan dan betina dapat dilihat dari ciri fisiknya. Biaanya jenis kelaminnya akan mudah dikenali setelah berusia 5 bulan keatas. Biasanya untuk pejantan yellow pheasant warna bulunya akan mencolok dibanding dengan betina. Yellow Pheasant betina cenderung memiliki warna bulu yang lebih kusam.

Ayam Yellow Pheasant Bertelur dan Berkembangbiak

Ayam Yellow Pheasant hanya bisa bertelur satu kali dalam setahun. Dalam sekali bertelur ayam pheasant dapat menghasilkan 7-15 butir namun ada yang mengatakan ayam yellow pheasant dapat bertelur hingga 20 butir dalam sekali bertelur dan akan menetas pada hari ke 22-23.

Dalam perkembangbiakannya Yellow Pheasant, tidak bisa mengerami dan merawat anak-anaknya. Maka dari itu saat bertelur sebaiknya telur ditetaskan menggunakan mesin penetas telur, agar telur yang dihasilkan sukses untuk ditetaskan.

Makanan Ayam Yellow Pheasant

Pakan yang dapat diberikan pada ayam yellow pheasant bisa berupa sayuran, biji-bijian, dan hewan serangga seperti jangkrik, cacing hongkong, bekicot yang sudah dipotong-potong lembut. Jangan lupa juga sediakan air minum dalam kandang dan jangan lupa ganti setiap hari.

Ayam yellow Pheasant termasuk jenis pheasant yang memiliki sifat kanibalisme, hal ini bisa terjadi juka asupan makanan tidak terpenuhi terutama jenis makanan yang mengandung protein sehingga mereka akan memakan ayam yellow pheasant lainnya.

Cara Merawat Ayam Yellow Pheasant

Bersihkan kandang secara rutin yaitu setiap bulan sekali, jangan lupa ganti pasir baru dan dalam kandang diberi ranting atau pepohonan untuk ayam bertengger.

Demikian artikel pembahasan tentang “Panduan Lengkap Cara Ternak dan Merawat Ayam Yellow Pheasant Bagi Pemula Agar Sukses“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai jumpa