Panduan Lengkap Cara Menanam Rumput Mutiara dan Perawatannya Bagi Pemula

Posted on

Panduan Lengkap Cara Menanam Rumput Mutiara dan Perawatannya Bagi Pemula – Rumput mutiara (Hedyotis corymbosa) adalah tanaman rumput liar yang termasuk ke dalam famili Rubiaceae dan dikenal dengan nama daerah rumput siku-siku, daun mutiara, lidah ular, atau katepan. Rumput ini tumbuh subur di tanah yang lembap, di kebun kosong yang basah, halaman rumah, pinggir jalan, dan selokan.

Klasifikasi ilmiah rumput mutiara
Kingdom: Plantae
(tanpa takson): Angiospermae
(tanpa takson): Eudikotil
(tanpa takson): Asteridae
Ordo: Gentianales
Famili: Rubiaceae
Subfamili: Rubioideae
Bangsa: Spermacoceae
Genus: Hedyotis L.
Species: Hedyotis corymbosa (L.) Lamk

Rumput mutiara merupakan salah satu jenis rumput hias yang banyak digemari karena rumput ini memiliki nilai estetika dan keindahan yang tinggi terutama jika di taman di taman, selain dikenal karena lebih murah rumput mutiara juga relatif lebih mudah dalam perawatannya jika dibandingkan dengan jenis rumput taman lainnya seperti rumput jepang atau rumput gajah mini. Rumput mutiara juga tidak perlu dipotong seperti rumput jepang, ukuran rumput mutiara ini juga lebih besar dan juga jika tumbuh pada tanah yang subur maka akan tumbuh dengan sangat baik dan menutupi hamparan media tanam. Maka apabila ditanam di taman akan bisa mengindahkan taman.

Nah kali ini kita akan membahas tentang cara menanam rumput mutiara dan perawatannya, berikut selengkapya:

Morfologi Rumput Mutiara

Seperti apa rumput mutiara? Rumput mutiara memiliki penampakan tegak atau condong, sering bercabang mulai dari pangkal batangnya dengan tinggi 0,05-0,6 m. Batang rumput ini bersegi empat, gundul atau dengan sisik sangat pendek, bercabang, dengan tebal 1 mm dan berwarna hijau kecokelatan sampai hijau keabu-abuan. Daunnya relatif kecil dengan panjang daun 2-5 cm, ujung runcing, tulang daun satu di tengah. Ujung dan pangkal daunnya runcing, berwarna hijau pucat, dengan sisik sisik kecil sepanjang tepi daunnya dengan tangkai daun sangat pendek dan memiliki rambut pendek pada ujungnya. Akar tanaman herba ini merupakan akar tunggang dengan garis tengah rata-rata 1 mm dengan akar cabang berbentuk benang.

Baca Juga : Cara Menanam Rumput Gajah

Kandungan dan Manfaat Rumput

Rumput mutiara terkenal sebagai tanaman obat yang dimanfaatkan di Cina, India dan wilayah Asia Tenggara untuk mengobati berbagai jenis penyakit, seperti kista endometriosis.

Rumput mutiara mengandung dua senyawa aktif, yaitu asam ursolat dan asam uleanolat yang terbukti dapat mencegah perkembangan pembelahan sel kanker ke tahap yang lebih ganas. Seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan dengan cara dikeringkan terlebih dahulu. Selain kanker, rumput mutiara juga bisa dipakai untuk menyembuhkan Tonsilitis, pharyngitis, bronkitis, pneumonia, gondongan,radang usus buntu,hepatitis, dan cholecystitis. Lebih lanjut rumput ini dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit luar seperti bisul, uci-uci, dan luka terinfeksi.

Biasanya rumput mutiara yang dijadikan obat, dijual kedalam bentuk kering dengan harga rumput mutiara kering yaitu sekitar 80 ribu/kg.

Cara Menanam Rumput Mutiara Bagi Pemula

Persiapan Lahan Tanam Rumput Mutiara

Sebelum ditanami rumput mutiara, lahan tanam diolah terlebih dahulu. Pengolahan dilakukan dengan cara manual yaitu dengan mencangkul tanah dengan kedalaman 30 cm lalu kemudian digemburkan dan diratakan, pastikan lahan tanam tanahnya diolah dengan halus.

Setelah itu, lakukan pemupukan dasar dengan menambahkan pupuk kandang atau kompos yang sudah benar benar kering. Taburkan pupuk kandang diatas lahan tanam secara merata, dengan sekitar3 kg per meter persegi. Jika sudah dilakukan pemupukan maka didiamkan terlebih dahulu selama seminggu agar tanah netral dan siap di tanami rumput mutiara.

Baca Juga : Menanam Rumput Gandum dan Perawatannya

Persiapan Bibit Rumput Mutiara

Bibit tersebut dapat diperoleh dengan membelinya di tukang rumput atau toko tanaman hias taman. Biasanya bibit rumput mutiara dijual dalam bentuk lempengan beserta dengan tanahnya. Harga rumput mutiara per meter biasanya berkisar 30 ribu rupiah.

Pilih bibit rumput mutiara yang berkualitas, ciri rumput mutiara yang baik yaitu:

  • Memiliki daun berwarna hijau cerah.
  • Rumput dalam kondisi segar, sehat dan tak terpapar hama atau penyakit.

Penanaman Rumput Mutiara di Lahan

Setelah lahan dan bibit siap maka dapat dilakukan, sebaiknya penanaman dilakukan pada pagi atau sore hari saat matahari tidak terlampau terik dan menyengat. Dengan kondisi tersebut maka akan membantu bibit dapat beradaptasi dengan mudah pada lingkungan yang baru.

Potong-potong lempengan rumput mutiara besar yang sudah disiapkan menjadi bagian bagian kecil dengan ukuran 20×20 cm.

Baca Juga : Menanam Rumput Kucai Mini

Kemudian, tanam lempengan bibit rumput mutiara seperti papan catur jika ditanam pada lahan datar, tapi jika lahan miring maka sebaiknya ditanam dengan rapat rapat untuk menghindari tanah longsor.

Letakkan setiap lempengan rumput secara rapi dan teratur dengan jarak antar lempengan berkisar 2-4 cm. Nantinya, jarak tanam ini akan membantu rumput agar tidak tumbuh secara berdesakan sehingga hasil tanamnya akan menjadi lebih bagus dan rapi juga akan lebih memudahkan saat pemeliharaan.

Setelah semua bagian tertanam maka selanjutnya lakukan penyiraman agar kondisi lahan lembab dan bibit rumput tidak mengalami kekeringan. Lakukan penyiraman menggunakan air secukupnya dan jangan sampai menimbulkan genangan air sehingga becek, karena hal tersebut akan membuat bibit mati karena mengalami kebusukan akar.

Pemeliharaan Rumput Mutiara

Perlu diketahui bahwa untuk mendapatkan rumput mutiara dengan pertumbuhan yang baik maka pada media tanam di taman harus ditambahkan pasir. Hal ini akan membantu meningkatkan daya serap tanam sehingga nantinya jika terjadi hujan atau kelebihan melakukan penyiraman maka air tidak akan menggenang karena pasir akan membantu menyerap air yang berlebih. Gunakan pasir secukupnya saja jangan hingga menutup rumput, jika tidak ada pasir bisa diganti dengan tanah halus.

Baca Juga : Rumput Timothy Untuk Pakan Ternak

Lakukan penyiraman secara rutin agar rumput mutiara tetap nampak subur, segar dan selalu hijau. Selain itu, agar nutrisi yang dibutuhkan rumput mutiara tumbuh terpenuhi maka lakukan pemupukan dengan menggunakan jenis pupuk yang mengandung nitrogen atau pupuk anorganik seperti pupuk urea.

Perlu diketahui, jangan injak rumput mutiara karena hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada struktur rumput dan dapat menyebabkan rumput mati.

Demikian pembahasan tentang budidaya rumput mutiara sebagai rumput hias taman, semoga bermanfaat.