Panduan Lengkap Cara Pembenihan Ikan Dewa Bagi Pemula Agar Sukses

Posted on

Panduan Lengkap Cara Pembenihan Ikan Dewa Bagi Pemula Agar Sukses – Ikan kancra bodas atau ikan dewa (Tor douronensis atau Neolissochilus soro) adalah salah satu jenis ikan air tawar yang masih berkerabat dengan ikan mas. Di Asia Tenggara sendiri, ikan dewa ini umumnya dikonsumsi, termasuk di Indonesia. Nama lain ikan dewa yaitu ikan wader, ikan soro, ikan garing/gadis, ikan kancera atau kancra.

Ikan dewa ini memiliki badan yang besar, memiliki panjang sekitar 60 cm- 1 m, memiliki sisik besar, dan kepalanya mirip dengan ikan mas. Tapi postur panjang ikan ini mirip ikan arwana.

Kali ini kita akan membahas tentang cara pembenihan ikan dewa, berikut selengkapnya:

Cara Pembenihan Ikan Dewa Bagi Pemula

Setiap indukan ikan dewa dapat bertelur hingga 1.000 telur, dimana jumlah ini sangat sedikit jika dibandingkan dengan ikan mas yang bisa bertelur hingga 10.000 telur, meski masih sesama ikan air tawar. Telur-telur ikan dewa tersebut diletakkan di dalam akuarium untuk ditetaskan. Telur hasil pemijahan tersebut akan mengalami beberapa tahap pengembangan. Perlakuan yang diberikan juga tidak sama.

Dalam waktu 4 (empat) hari setelah dimasukkan ke akuarium, telur akan menetas menjadi anak ikan dengan ukuran yang sangat kecil. Anakan ikan ini tidak usah diberi pakan apapun hingga memasuki usia sekitar 7-11 hari setelah menetas.

Setelah memasuki umur 7 hari, anakan ikan baru diberi pakan. Sebaiknya, berikan pakan berupa artemia yaitu sejenis udang yang hidup planktonik di pesisiran. Artemia sering dianggap plankton yang hidup pada suhu 25-30 derajat Celcius.

Pemberian pakan tersebut dilakukan dalam kurun waktu 3-5 jam sekali. Hal ini bertujuan agar nutrisi anakan ikan bisa terpenuhi, namun tidak terlalu banyak sehingga pakan ikan pun tidak mengendap dan mengotori kolam atau akuarium.

Panen larva anakan ikan dewa dapat dilakukan jika usianya sudah mencapai 17-21 hari sejak telur ditebar pertama kali. Apabila sudah memasuki fase ini, benih ikan juga siap mengalami fase pendederan.

Fase pendederan ikan sebaiknya dilakukan di kolam terpisah. Kolam yang perlu disiapkan yaitu kolam berukuran lebih besar. Begitu juga saat tahapan pembesaran hingga siap panen, ikan dewa dibesarkan di dalam kolam pembesaran.

Demikian artikel tentang “Panduan Lengkap Cara Pembenihan Ikan Dewa Bagi Pemula Agar Sukses“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai jumpa