Panduan Lengkap Cara Budidaya Ikan Red Zebra Bagi Pemula Agar Sukses

Posted on

Panduan Lengkap Cara Budidaya Ikan Red Zebra Bagi Pemula Agar Sukses – Ikan red zebra merupakan salah satu jenis ikan hias zebra yang disukai serta juga relatif mudah untuk dikembangbiakan. Tidak jauh berbeda dengan ikan zebra jenis lainnya, jenis ikan red zebra ini juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi bahkan hargaikan red zebra anakan bisa dijual dengan harga Rp. 12.000-20.000/ekor.

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Zebra Danio

Karena keunikan dan harganya yang cukup tinggi, banyak orang mencoba merawat bahkan membudidayakannya. Nah, kali ini kita akan membahas tentang cara budidaya ikan red zebra hingga panen bagi pemula, berikut selengkapnya:

Cara Budidaya Ikan Hias Red Zebra Bagi Pemula

Persiapan Peralatan Budidaya

Alat dan bahan yang perlu disiapkan sebelum melakukan budidaya ikan red zebra ini diantaranya yaitu:

  • Wadah akuarium.
  • Air bersih.
  • Alat pengecek air.
  • Wadah baskom atau ember.
  • Seser atau jaring serok.
  • Peralatan penunjang budidaya di akuarium, seperti pompa air , pemanas.
  • Peralatan pembersih akuarium.
  • Selang atau paralon serta peralatan tambahan lain bila sewaktu-waktu dapat diperlukan.

Baca Juga : Cara Pembenihan Ikan Zebra Danio

Persiapan Benih Ikan Red Zebra

Pilih benih ikan yang baik dan berkualitas agar tentunya budidaya dapat menghasilkan ikan red zebra yang berkualitas dan memiliki harga jual yang tinggi.

Pilihlah benih ikan memiliki ukuran yang seragam serta dalam keadaan sehat dan tidak terpapar hama atau penyakit; memiliki gerakan yang aktif; memiliki warna yang mencolok juga benih ikan berukuran minimal panjangnya 5-7 cm dan besarnya mencapai 2 jari.

Dalam satu wadah pastikan untuk memilih minimal 3 pasangan ikan jantan dan betina yang dicampur menjadi satu, sehingga nantinya akan memudahkan proses pemindahan ke akuarium pembesaran. Pastikan ikan dimasukkan ke dalam kantong plastik yang aman, juga dibawa dengan hati-hati serta pastikan bahwa oksigen yang ada dalam wadah plastik cukup hingga ikan dipindahkan.

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Zebra Pink

Persiapan Kolam atau Akuarium Pembesaran

Ikan red zebra ini dapat dibudidayakan di kolam biasa atau kolam terpal juga dalam akuarium. Dalam mempersiapkan kolam atau akuarium pembesaran ada hal-hal yang perlu diperhatikan, diantaranya yaitu:

Pastikan air yang digunakan terbebas dari kontaminan juga bau yang menyengat dan tidak sedap. Karena itu, sebelum dipakai maka air harus didiamkan terlebih dahulu selama 2×24 jam, begitu juga saat akan menguras atau mengganti dengan air baru maka air yang dipakai harus terlebih dahulu diendapkan.

Dalam kolam atau akuarium, pasangkan pompa air untuk menjaga kualitas air dan menyediakan oksigen yang cukup bagi ikan. Cek pH air dan pastikan pH berada pada kisaran angka 5-8 yang paling ideal adalah pH 7.

Suhu udara dalam kolam diharuskan berada pada angka 26-28 derajat celcius karenanya gunakan pemanas terutama pada saat musim penghujan tiba. Tambahkan batu kerikil juga substrat sebagai sarana ikan meletakkan telurnya.

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Paradise (Paradisefish)

Selain itu, bisa juga ditambahkan tanaman hidup atau rumput untuk menambahkan nuansa hijau sehingga akan lebih sama dengan habitat aslinya di alam.

Perawatan Ikan Red Zebra

Pastikan untuk selalu memantau dan rajin membersihkan kolam atau akuarium dari kotoran ikan atau juga sisa pakan. Dengan selalu menjaga kebersihan dan sanitasi kolam dan juga akuarium serta menambahkan fungisida dan bekterisida untuk mencegah serangan hama dan penyakit pada ikan.

Selain itu, jaga kondisi pH dan juga suhu air tetap ideal. Berikan pakan ikan secara proporsional dan sesuai dengan pertumbuhan ikan, jika terlalu banyak memberikan pakan maka akan mubazir dan menambah tingginya biaya operasional.

Saat ikan mulai bertelur dan telurnya menetas maka sebaiknya pisahkan anakan dari induknya dan besarkan sendiri pada kolam khusus.

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Swordtail atau Ikan Pedang

Demikian pembahasan tentang cara budidaya ikan red zebra bagi pemula. Semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan selanjutnya. Sampai jumpa