Panduan Lengkap Cara Menanam Melati Belanda Bagi Pemula Agar Cepat Berbunga

Posted on

Panduan Lengkap Cara Menanam Bunga Melati Belanda Bagi Pemula Agar Cepat Berbunga – Tanaman Melati Belanda (Quisqualis Indica) adalah salah satu jenis tanaman hias merambat yang sering dijumpai. Warna bunga melati dalam tangkai merupakan kombinasi warna merah, pink, putih dan hijau. Campuran warna dalam tangkai ini terjadi karena, pada batang yang sama ada banyak bunga yang mulai mekar secara bertahap. Kuncup-kuncup bunga berwarna hijau segar. Saat kuncup tersebut mekar kemudian bunga-bunga merah keluar, kemudian pudar menjadi warna merah muda dan putih. Terlihat sangat cantik, feminin dan romantis. Tanaman bunga melati belanda juga sering disebut dengan Chinese Honeysuckle.

Baca Juga : Cara Menanam Bunga Melati

Melati Belanda mengandung beberapa zat seperti minyak eterik, jasmone, benzilic acetate, indole, benzilic alcohol, linalcohol dan livalyl acetate. Sehingga bunga melati belanda ini memiliki banyak manfaat diantaranya seperti mengatasi diare dan cacingan; mengatasi nefritis; mengurangi nyeri demam; mencegah kanker; mengatur produksi insulin; menenangkan tubuh; mengurangi kolestrol.

Jenis Tanaman Melati Belanda

Tanaman melati belanda mungkin sudah lama dikenal sebagai tanaman merambat untuk pagar halaman atau kanopi rumah. Ada 2 jenis melati belanda yang diperdagangkan, yaitu:

  • Jenis rangoon creeper yaitu Chinese honeysuckle yang memiliki sifat merambat. Apabila ditanam langsung di tanah, fisiknya tidak bisa tegak, tapi merimbun seperti semak. Bunganya berwarna merah dengan gradasi tak terlalu menonjol.

Baca Juga : Jenis Tanaman Melati

  • Jenis Capadia Compacta, yaitu jenis tanaman yang berasal dari Thailand dan India yang memiliki karakter yang mampu berdiri tegak dan kompak. Meski tetap aman, tapi untuk penggunaan bisa lebih fleksibel.

Cara Menanam Melati Belanda Bagi Pemula

Pemilihan Lahan Tanam Melati Belanda

Tanaman melati belanda membutuhkan banyak sinar matahari untuk mengoptimalkan pertumbuhannya sehingga mampu mengeluarkan keindahan bunganya. Karena batangnya lemah, maka bunga melati belanda ini harus ditanam di dekat pagar atau dengan tiang penyangga.

Pilih tempat yang cerah dan lembab. Sedangkan tanaman honeysuckle bisa mentolerir hampir semua lokasi, mereka akan tumbuh lebih subur di bawah sinar matahari. Apabila memungkinkan, tanam melati belanda di lokasi yang menerima sinar matahari penuh. Lokasi yang dipilih juga harus memiliki tanah yang menyimpan air tanah yang baik. Tanpa sinar matahari, tanaman melati belanda tidak akan berbunga banyak dan kadang daunnya rontok.

Baca Juga : Cara Menanam Bunga Melati Air

Karena bunga melati belanda tumbuh memanjat, maka cara menanamnya hampir sama dengan menanam anggur yaitu diberi penyangga. Setelah memilih lokasi tanam, tentukan apakah tanaman melati belanda ini untuk penutup tanah atau memanjat penyangga.

Jika ingin membiarkan melati belanda menyebar, maka penanaman perlu dilakukan di dekat dinding atau pagar, atau memasang terali, tiang, dinding, atau pagar.

Cara Menanam Benih Bunga Melati Belanda

Penanaman bunga melati belanda sebaiknya dilakukan pada sebelum musim hujan. Apabila tanaman melati belanda dibuat sebagai penutup tanah, tanam sedalam 20-25 cm. Jika ingin melati belanda berkembang biak, letakkan setiap tanaman 6-30 cm dari struktur pendukung dan 50 cm dari tanaman lainnya. Berikut cara menanam melati belanda:

Baca Juga : Cara Menanam Bunga Melati Mini

  • Pertama, gali lubang sedalam sistem akar. Lubang harus 2-3 kali lebih lebar dari wadah.
  • Campurkan kompos baru ke dalam tanah yang dibuang dari lubang.
  • Ambillah bibit melati belanda dari wadah tanpa merusak sistem akar.
  • Longgarkan tanah tanaman dengan ujung jari sebelum menempatkannya di lubang.
  • Tambahkan setengah campuran tanah ke dalam lubang. Beri udara di area tersebut untuk mengeluarkan kantung udara yang tidak diinginkan. Biarkan semua air mengalir.
  • Setelah itu, isi sisa lubang dengan campuran kompos tanah.

Cara Merawat Bunga Melati Belanda

Setelah penanaman, segera tutupi pangkal tanaman melati belanda dengan lapisan kompos sedalam 7 cm, diikuti dengan lapisan mulsa. Mulsa tersebut akan membantu tanah menahan air.

Jika penanaman dilakukan di daerah dengan curah hujan kecil, maka sirami tanaman melati belanda ini secara teratur.

Baca Juga : Cara Menanam Bunga Melati Jepang

Lakukan pemangkasan tanaman untuk mengendalikan pertumbuhannya. Pemangkasan sebaiknya dilakukan setelah bunga mulai berkurang.

Demikian pembahasan tentang cara menanam dan merawat bunga melati belanda bagi pemula semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan lainnya.